Gambaran Kejadian Infertilitas di Kota Palembang

Authors

  • Lela Handayani AKBID Prestasi Agung, Indonesia Author
  • Ferly Oktriyedi Universitas Anak Bangsa, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.52120/jlik.v3i1.109

Keywords:

Infertilitas, Pasangan Usia Subur, Kesehatan Reproduksi

Abstract

Infertilitas atau ketidaksuburan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang berdampak signifikan terhadap kehidupan pasangan usia subur, baik secara psikologis, sosial, maupun ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menyajikan estimasi kejadian infertilitas di Kota Palembang selama periode 2020 hingga 2024. Fokus utama penelitian adalah memberikan gambaran secara numerik berdasarkan data sekunder yang tersedia dari sumber-sumber resmi dan terpercaya. Data menunjukkan bahwa jumlah pasangan usia subur (PUS) di Kota Palembang meningkat setiap tahun, dari 240.000 pada tahun 2020 menjadi 260.000 pada tahun 2024. Berdasarkan prevalensi infertilitas nasional 6–12%, maka jumlah kasus infertilitas diperkirakan naik dari 14.400–28.800 kasus di 2020 menjadi 15.600–31.200 kasus di 2024. Selain itu, faktor usia menikah yang lebih tinggi dan keterlambatan memiliki anak juga meningkatkan risiko infertilitas. Meski bersifat estimatif, data ini mencerminkan perlunya perhatian serius terhadap kesehatan reproduksi di Palembang. Dibutuhkan edukasi, deteksi dini, dan peningkatan akses layanan fertilitas agar infertilitas tidak menjadi beban kesehatan masyarakat jangka panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2021). Laporan Tahunan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Jakarta: BKKBN.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Kota Palembang dalam Angka 2021. Palembang: BPS Kota Palembang.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Kota Palembang dalam Angka 2022. Palembang: BPS Kota Palembang.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Kota Palembang dalam Angka 2023. Palembang: BPS Kota Palembang.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Provinsi Sumatera Selatan dalam Angka 2023. BPS Provinsi Sumatera Selatan.

Fitriani, D., Sari, Y. P., & Rahayu, R. (2020). Pengaruh pola hidup dan lingkungan terhadap infertilitas pada wanita. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(1), 32–38.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Hasil Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Infertilitas pada Pasangan Usia Subur. Jakarta: Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Infertilitas pada Pasangan Usia Subur. Jakarta: Kemenkes RI.

Mahalingaiah, S., Winter, M. R., & Aschengrau, A. (2018). Association of lifestyle and environmental factors with risk of infertility. Fertility and Sterility, 110(3), 483–489.

Mareta, R. (2017). Hubungan sindrom ovarium polikistik (PCOS) dengan infertilitas di praktik swasta dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Kota Palembang (Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya). Universitas Sriwijaya Repository. https://repository.unsri.ac.id/3279/

Oktarina, A., Abadi, A., & Bachsin, R. (2014). Faktor-faktor yang memengaruhi infertilitas pada wanita di Klinik Fertilitas Endokrinologi Reproduksi. Majalah Kedokteran Sriwijaya, 46(3), 134–140.

Putri, A. D., & Sari, A. R. (2020). Faktor risiko infertilitas pada wanita usia subur: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Ilmu Kesehatan Reproduksi, 14(2), 101–109.

Putri, R. A., & Sari, M. E. (2020). Hubungan gaya hidup dengan kejadian infertilitas pada wanita usia subur di perkotaan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 101–108.

Rahmawati, F., Anjani, N., & Wulandari, D. (2019). Paparan endocrine disrupting chemicals (EDCs) dari kosmetik dan produk rumah tangga terhadap kesehatan reproduksi. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(3), 215–223.

Rahmawati, N., Dewi, T., & Astuti, S. (2019). Paparan endocrine disrupting chemicals (EDCs) dan risiko infertilitas pada wanita. Jurnal Gizi dan Kesehatan Reproduksi, 3(1), 27–34.

Rahmawati, R., Wulandari, D., & Pratiwi, R. (2020). Dampak pandemi COVID-19 terhadap akses layanan fertilitas di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(3), 215–221.

Siregar, F., Handayani, T. S., & Santoso, B. (2020). Paparan logam berat dan gangguan kesuburan pada pasangan usia subur di perkotaan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 9(1), 55–63.

Siregar, M. L., Lubis, F., & Nuraini, T. (2020). Pengaruh pencemaran logam berat terhadap kualitas sperma: Tinjauan di perkotaan. Jurnal Biomedik dan Kesehatan Lingkungan, 8(2), 118–125.

United Nations Population Fund (UNFPA). (2021). Impact of COVID-19 on sexual and reproductive health services in Asia-Pacific region. UNFPA Regional Office for Asia and the Pacific.

World Health Organization (WHO). (2020). Infertility. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infertility

World Health Organization (WHO). (2020). Infertility – Key Facts. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infertility

World Health Organization (WHO). (2022). Infertility – Key Facts. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infertility

World Health Organization (WHO). (2022). Infertility Prevalence Estimates, 1990–2021. Geneva: WHO.

World Health Organization (WHO). (2023). Infertility Prevalence Estimates, 1990–2021. Geneva: WHO.

foto

Downloads

Published

2025-08-05

Issue

Section

Articles

How to Cite

Gambaran Kejadian Infertilitas di Kota Palembang. (2025). JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN, 3(1), 41-47. https://doi.org/10.52120/jlik.v3i1.109