Gambaran Kesehatan Masyarakat di Wilayah Lahan Basah Sungsang Banyuasin Sumatera Selatan

Authors

  • Alimin Institut Kesehatan dan Tehnologi Al Insyiroh, Indonesia Author
  • Muhammad Dwi Satriyanto Institut Kesehatan dan Tehnologi Al Insyiroh, Indonesia Author
  • Elizabet Matolisi Institut Kesehatan dan Tehnologi Al Insyiroh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.52120/jlik.v3i1.112

Keywords:

Kondisi Kesehatan, Kesehatan Masyarakat, Wilayah Lahan Basah

Abstract

Wilayah lahan basah seperti Sungsang dan Banyuasin di Provinsi Sumatera Selatan merupakan kawasan pesisir yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan menjadi pusat aktivitas perikanan, pertanian, serta pemukiman masyarakat pesisir. Penelitian ini menggunakan desain literature review atau tinjauan pustaka sebagai pendekatan utama dalam mengeksplorasi dan menganalisis berbagai temuan ilmiah yang relevan terkait kondisi kesehatan masyarakat di wilayah lahan basah, khususnya di daerah Sungsang Banyuasin. Wilayah lahan basah Sungsang dan Banyuasin menghadapi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama akibat buruknya kualitas air, sanitasi, dan akses layanan kesehatan. Ketergantungan pada air sungai yang tercemar menyebabkan tingginya kasus penyakit diare, infeksi kulit, dan penyakit tropis. Selain itu, ISPA dan masalah gizi seperti stunting banyak ditemukan karena kondisi rumah yang tidak sehat, ventilasi buruk, serta konsumsi makanan bergizi yang minim. Hambatan geografis dan terbatasnya tenaga kesehatan memperparah kesenjangan layanan medis. Rendahnya praktik PHBS juga menunjukkan kurangnya edukasi kesehatan berbasis budaya lokal. Oleh karena itu, perbaikan kesehatan di wilayah ini memerlukan pendekatan lintas sektor, berbasis komunitas, serta dukungan kebijakan yang sesuai dengan kondisi geografis dan sosial masyarakat setempat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Litbangkes. (2020). Laporan Riset Kesehatan Lingkungan dan Penyakit Berbasis Lingkungan di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta: Bappenas.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyuasin. (2023). Kabupaten Banyuasin dalam Angka 2023. Banyuasin: BPS.

Booth, A., Sutton, A., & Papaioannou, D. (2016). Systematic Approaches to a Successful Literature Review (2nd ed.). London: SAGE Publications Ltd.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

BPS Banyuasin. (2021). Banyuasin dalam Angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Percepatan Pembangunan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2021). Status Lingkungan Hidup Indonesia 2021. Jakarta: KLHK.

Putri, D. W., Suryani, E., & Rahman, A. (2018). Analisis Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Daerah Pesisir Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(2), 89–96.

Putri, M. D., Nugroho, R. A., & Sari, D. P. (2018). Dampak lingkungan terhadap kesehatan masyarakat di wilayah pesisir dan lahan basah. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 7(2), 123–132.

Riskesdas. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

World Health Organization (WHO). (2017). Environmental Health in Wetland Areas: The Challenges and Priorities. Geneva: WHO.

World Health Organization (WHO). (2017). Preventing Diarrhoea through Better Water, Sanitation and Hygiene: Exposures and Impacts in Low- and Middle-Income Countries. Geneva: WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789241513892

World Health Organization (WHO). (2022). Leptospirosis Fact Sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/leptospirosis

World Health Organization (WHO). (2022). Primary Health Care on the Road to Universal Health Coverage 2021 Monitoring Report. Geneva: WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240060427

Yuliasari, E., Hendrawati, M., & Lestari, D. (2019). Kesehatan masyarakat di wilayah pesisir: studi kasus di daerah rawa. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(1), 25–31.

Yuliasari, R., Nugroho, R. A., & Kurniasari, D. A. (2019). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare di wilayah rawan banjir. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(4), 233–240.

foto

Downloads

Published

2025-08-07

Issue

Section

Articles

How to Cite

Gambaran Kesehatan Masyarakat di Wilayah Lahan Basah Sungsang Banyuasin Sumatera Selatan. (2025). JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN, 3(1), 64-70. https://doi.org/10.52120/jlik.v3i1.112