Formulasi dan Uji Stabilitas Balsem Stick Sereh Merah sebagai Aromaterapi dan Analgesik

Authors

  • Lea Wilhelmina Labobar STIKes Maluku Husada, Indonesia Author
  • MarissaAnggia Ibrahim STIKes Maluku Husada, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.52120/jlik.v3i2.121

Keywords:

Formulasi, Stabilitas fisik, Aromaterapi, Nyeri Otot

Abstract

Balsem adalah sediaan topikal yang digunakan untuk meredakan nyeri otot melalui efek hangat. Inovasi bentuk balsem stick menawarkan penggunaan yang lebih praktis dan higienis. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi balsem stick dari minyak atsiri sereh merah (Cymbopogon nardus L. Rendle), menguji stabilitas fisik, serta melakukan uji iritasi pada kulit. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan metode pembuatan meliputi destilasi uap-air dan peleburan. Minyak atsiri sereh merah (Cymbopogon nardus L.Rendle.) sebanyak 12ml (10 g) dengan persen rendamen 0,386% sebagai zat aktif untuk pembuatan balsem stick disusun berdasarkan variasi konsentrasi minyak atsiri sereh merah, yaitu FI (20%), FII (25%), dan FIII (30%). Uji stabilitas meliputi pengamatan organoleptis, homogenitas, pH, daya oles, dan iritasi kulit. Hasil menunjukkan seluruh formula memiliki stabilitas warna, aroma, dan bentuk yang baik hingga satu minggu penyimpanan. Ketiga formulasi juga menunjukkan homogenitas yang baik dan pH sesuai standar kulit yaitu pH 5. Daya oles pada seluruh sediaan menunjukkan kemampuan menempel yang baik pada kulit, dan tidak menimbulkan iritasi baik sebelum maupun sesudah penyimpanan. Kesimpulannya berdasarkan penelitian yang telah dilakukan semua variasi konsentrasi dapat diformulasikan menjadi balsem stick aromaterapi dan pereda nyeri otot, variasi konsentrasi tidak mempengaruhi kestabilan sediaan, uji iritasi ketiganya dapat digunakan sebagai sediaan topikal aromaterapi dan pereda nyeri otot.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, A., Yati, K., & Surachman, A. (2020). Pengaruh Perbandingan Minyak Zaitun, VCO, dan Minyak Jagung dengan Variasi Adeps Lanae dan Vaseline Alba Terhadap Sifat Fisik Balsem Stick Metil Salisilat. Journal of Current Pharmaceutical Sciences, 224- 228.

Anita Anita, Rini Lidia Tamba, Shen Shen Panggabean, Eunike Shine Sitohang, Ramdazani Ramdazani, Nurhidayah Nurhidayah, Febrian Josua Panjaitan, Stevani Trio Saputra, Hasudungan Gultom, Rizal Soekarno Putra, Ario Senjaya, Rusmelia Rusmelia, Lefi Ayarai, Putri Putri, & Inul Gacici. (2024). Pemanfaatan Rebusan Serai dalam Pengobatan Tradisional untuk Nyeri Kaki di Posyandu Desa Manen Kaleka Tahun 2024. Calory Journal : Medical Laboratory Journal, 2(3), 95–103. https://doi.org/10.57213/caloryjournal.v2i3.366

Athaillah, A., & Lianda, S. O. (2021). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Balsem Stik Dari Oleoresin Jahe Merah (Zingiber officinale rosc) Sebagai Pereda Nyeri Otot Dan Sendi. Journal of Pharmaceutical And Sciences, 4(1), 34–40. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v4i1.62

Dirjen POM (Direktur Jenderal Pengawas Obat dan Makanan). 1995. Farmakope Indonesia. Edisi Keempat. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal: 72, 157, 186, 551

Departemen KesehatanRI.(1995). Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Depkes RI.

Hidayati. (2012). Distilasi Minyak Atsiri dari Kulit Jeruk Pontianak dan Pemanfaatannya dalam Pembuatan Sabun Aromaterapi. Biopropal Industri, 3(2), 39–49.

Iswadi, Indriani, A., Wiwit Artika, Hasanuddin, & Samingan. (2022). Ragam Tumbuhan Berpotensi Obat Terhadap Infeksi Mikrooganisme Di Seunagan Timur. Jurnal Jeumpa, 9(1), 684–689. https://doi.org/10.33059/jj.v9i1.5693

Jumriani, J., Sinala, S., & Ibrahim, I. (2022). Formulasi Sediaan Balsem Stik Dari Lada Putih (Piper album). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 8(2), 141–150. https://doi.org/10.35311/jmpi.v8i2.202

Karlina Butar Butar, Gabena Indrayani Dalimunthe, Minda Sari Lubis, & Rafita Yuniarti. (2023). FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK SEDIAAN BALSEM STICK DARI KOMBINASI RIMPANG JAHE (Zingiber officinale) DAN RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L). FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, Dan KESEHATAN, 2(2), 145–155. https://doi.org/10.32696/fjfsk.v2i2.1886

Kiptiah, M., Ilmannafian, A. G., Darmawan, M. I., & Yulianti, D. A. (2022). Analisis Balsem Stik Aroma Serai Wangi (Citronella Oil) dengan Penambahan Minyak Jahe. Jurnal Teknotan, 16(1), 13. https://doi.org/10.24198/jtvol16n1.3

Manca, A. (2025). Inovasi Balsem Stick Kombinasi Rosemary (Rosmarinus officinalis L.) Dan Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.) Yang Berpotensi Sebagai Analgetik. 15(01), 133–158.

Mega Yulia, Safitri, R., & Rahmayulis, R. (2024). Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin). SITAWA : Jurnal Farmasi Sains Dan Obat Tradisional, 3(1), 18–29. https://doi.org/10.62018/sitawa.v3i1.74

Muin, R., Sakka, L., & Muthmainna, B. (2023). Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik dari Bahan Aktif Sereh ( Cymbogopon ciratus ). Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Teknology, 1(1), 22–26.

Nora Usrina. (2018). Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Balsem Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon Nardus (L.)Rendle). 1–23.

Pitaria, N. A. (2023). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Balsam Stick dari Minyak Atsiri Jahe Merah ( Zingiber officinale Rosc.Var Rubrum ) dan Minyak Atsiri Serai Merah (Cimbopogon nardus L. Rendle). Journal of Pharmacy Tiara Bunda, X(X), 1–7. https://repository.unar.ac.id/jspui/bitstream/123456789/5355/1/NADIA PITARIA ADHA.pdf

Pratiwi, F., & Subarnas, A. (2020). Aromaterapi Sebagai Media Relaksasi. Farmaka, 18(3), 66–75. https://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/27910

Purba, O. (2020). Pembuatan Sediaan Balsem Stick Dari Sereh (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) Sebagai Aromaterapi. Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal, 3(1), 75–81. https://doi.org/10.36656/jpfh.v3i1.326

Rowe, R.C., Sheskey, P.J., & Quinn, M.E. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients. 6th ed. Pharmaceutical Press.

Salsabila, L. S., Shafira, I., Azhar, M. A., Ryanti, G. A. S., Aurelia, R., & Sitorus, M. A. H. (2023). Formulasi Dan Evaluasi Balsam Aroma Terapi Menggunakan Minyak Lemon (Oleum Citri. L) Dengan Cera Alba Sebagai Stabilizing Agent. Indonesian Journal of Health Science, 3(2), 155–160. https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2.448

Sumardiyono, S., Lowa, N. W., Azzam, A. M., Huda, K. N., & Nurfauziah, N. (2017). Kejadian Myalgia pada Lansia Pasien Rawat Jalan. Jrst: Jurnal Riset Sains Dan Teknologi, 1(2), 59. https://doi.org/10.30595/jrst.v1i2.1442

Sugiyono . 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sylvi, S., Nelza, N., & Purba, S. A. (2023). Pembuatan Balsem Aromaterapi dari Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogonnardus L. Rendle). Nucleus, 4(2), 75–83. https://doi.org/10.37010/nuc.v4i2.1368

Teuku Khaiyir Raqi Ariz, W. M. (2024). Formulasi sediaan balsem stik kombinasi minyak sereh wangi dan ekstrak etanol kunyit. 4, 85–92.

Yati, K., Dwita, L. P., Oktaviana, L., & Gantini, S. N. (2018). Perbandingan Penggunaan Minyak Zaitun, VCO dan Minyak Jojoba Terhadap Sifat Fisik Balsem Stick Jintan Hitam (Nigella sativa L.) dan Aktivitas Antiinflamasi Subakut. Prosiding Kolokium Doktor Dan Seminar Hasil Penelitian Hibah, 1(1),563–572. https://doi.org/10.22236/psd/ 11563-57296

Yulianita, Y., E. M. Effendi dan E. M. Firdayani, 2019, Efektivitas Sedatif Sereh Wangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendle) Terhadap Mencit Jantan (Mus musculus), Indonesia Journal Of Pharmaceutical Science and Technology, 1(1):16-23

foto

Downloads

Published

2025-12-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Formulasi dan Uji Stabilitas Balsem Stick Sereh Merah sebagai Aromaterapi dan Analgesik. (2025). JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN, 3(2), 1-9. https://doi.org/10.52120/jlik.v3i2.121