Edukasi Masyarakat Tentang Penyimpanan Dan Penggunaan Obat Yang Aman Di Desa Talang Bulang, PALI

Authors

  • Nia Azzahra Universitas Kader Bangsa, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.52120/jlipm.v2i2.98

Keywords:

Edukasi, Penggunaan Obat, Penyimpanan Obat, Masyarakat, Desa Talang Bulang

Abstract

Penggunaan dan penyimpanan obat yang tidak tepat masih menjadi masalah serius di masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Tingginya praktik swamedikasi serta kurangnya edukasi tentang manajemen obat menyebabkan risiko terhadap kesehatan individu dan pencemaran lingkungan.  Penyimpanan dan penggunaan obat harus memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan batas penggunaan setelah dibuka (Beyond Use Date/BUD), di Desa Talang Bulang pemahaman tentang BUD masih rendah. Penting menjaga kualitas obat dengan penyimpanan dan penggunaan yang tepat serta membuang obat yang melewati Expired Date atau Beyond Use Date secara benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan dan penyimpanan obat yang aman melalui pendekatan edukatif berbasis program Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat dengan Benar. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, simulasi praktik penyimpanan dan pembuangan obat, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 21 Februari 2025 di Balai Desa Talang Bulang dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, terlihat dari perbandingan skor pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami jenis obat, batas waktu penggunaan, serta cara penyimpanan dan pembuangan yang benar. Edukasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran masyarakat, bahkan pada kelompok dengan latar belakang pendidikan dasar. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkala dengan cakupan wilayah yang lebih luas serta melibatkan kolaborasi antara tenaga kefarmasian, pemerintah desa, dan institusi pendidikan untuk menciptakan masyarakat yang sadar dan bertanggung jawab dalam pengelolaan obat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Dirgantara et al., “Edukasi Penggunaan dan Penyalahgunaan Obat dengan Metode DAGUSIBU,” Empower. J. Pengabdi. Masy., vol. 07, no. 02, pp. 252–257, 2024.

D. A. Rosti and S. Wahyuningsih, “Penyimpanan Dan Pembuangan Obat Pada Masyarakat Serta Estimasi Nilai Ekonomi Obat Yang Tidak Digunakan (Narrative Review),” J. Abdimas Bina Bangsa, vol. 4, no. 2, pp. 1283–1292, 2023, doi: 10.46306/jabb.v4i2.615.

F. Mellyana, A. Sulistyarini, E. Zairina, and G. Nugraheni, “Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah obat yang tepat dan berkelanjutan,” J. Inov. Has. Pengabdi. Masy., vol. 8, no. 204, pp. 162–172, 2025, doi: 10.33474/jipemas.v8i1.22831.

H. Hariyanti and S. L. Charisma, “Edukasi Penyimpanan dan Pemusnahan Obat Terhadap Anggota Dawis 4 Desa Sidaboa, Banyumas,” J. Pengabdi. Masy. Indones., vol. 4, no. 5, pp. 845–850, 2024.

L. Noviani, “Edukasi Penyimpanan Dan Penggunaan Obat Yang Benar Pada Masyarakat Rusun Penjaringan, Jakarta Utara,” MitraMas J. Pengabdi. dan Pemberdaya. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 151–159, 2023, doi: 10.25170/mitramas.v1i2.4479.

M. W. Suryoputri and A. M. Sunarto, “Pengaruh Edukasi Dan Simulasi Dagusibu Obat Terhadap Peningkatan Keluarga Sadar Obat Di Desa Kedungbanteng Banyumas,” JATI EMAS (Jurnal Apl. Tek. dan Pengabdi. Masyarakat), vol. 3, no. 1, p. 51, 2019.

O. Irma, W. Widiyanti, A. Aisyah, N. Az, Z. Dwi, and F. Nur, “Edukasi DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan , SImpan , dan BUang) Obat sebagai Media Peningkatan Kesadaran Mahasiswa Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya,” SEWAGATI, J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 8, no. 6, pp. 2347–2356, 2024.

O. Muthia Sari, A. P. Maulana, and Arnida, “Edukasi Cara Penggunaan Dan Penyimpanan Obat Rumah Tangga Yang Tepat Di Yayasan Ikhwanul Muslimin,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Kesehat., vol. 2, no. 2, pp. 65–74, 2022.

O. Muthia Sari, K. Anwar, and I. P. Putri, “Tingkat Pengetahuan Dalam Penyimpanan Dan Pembuangan Obat Di Rumah Pada Masyarakat Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan,” Cendekia J. Pharm., vol. 5, no. 2, pp. 145–155, 2021.

R. A. Arinar, V. Kartikaningrum, and D. Nurcahyani, “Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyimpanan Dan Pembuangan Obat Di Ngrayun, Ponorogo,” An-Najat J. Ilmu Farm. dan Kesehat., vol. 2, no. 2, pp. 214–235, 2024, doi: https://doi.org/10.59841/an-najat.v2i2.1498.

S. Rahimah et al., “Edukasi Penerapan DAGUSIBU pada Kelompok Mayarakat Galesong Baru Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar,” J. ASTA Abdi Masy. Kita, vol. 3, no. 2, pp. 139–147, 2023, doi: 10.33759/asta.v3i2.415.

W. Hajrin, W. A. Subaidah, and Y. Juliantoni, “Sosialisasi DAGUSIBU Untuk Meningkatkan Rasionalitas Penggunaan Obat Bagi Masyarakat Kerandangan Desa Senggigi,” J. Pengabdi. Magister Pendidik. IPA, vol. 3, no. 2, pp. 137–143, 2020, doi: 10.29303/jpmpi.v3i2.492.

W. P. Annisya, C. Maryam, S. D. Fadillah, G. Nurwanti, and J. Giovani, “Pentingnya edukasi mengenai pengelolaan obat sisa untuk mencegah dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat,” SELAPARANG J. Pengabdi. Masy. Berkemajuan, vol. 8, no. 3, pp. 2868–2874, 2024.

W. Yashilva, “Maraknya Pembelian Obat Tanpa Resep di Indonesia,” Goodstats. [Online]. Available: https://data.goodstats.id/statistic/maraknya-pembelian-obat-tanpa-resep-di-indonesia-C0ldD?utm_source=chatgpt.com

Y. I. Wibisono, M. N. Rahman, and N. Mardiati, “Edukasi Cara Penyimpanan dan Beyond Use Date Obat di Apotek Sinar Amandit Banjarmasin,” J. Pengabdi. Masy. Panacea, vol. 2, no. 3, pp. 179–185, 2024, doi: https://doi.org/10.20527/jpmp.v2i3.13408.

sampul

Downloads

Published

2025-08-01

How to Cite

Edukasi Masyarakat Tentang Penyimpanan Dan Penggunaan Obat Yang Aman Di Desa Talang Bulang, PALI. (2025). JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT, 2(2), 6-12. https://doi.org/10.52120/jlipm.v2i2.98

Most read articles by the same author(s)