Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR): Tinjauan Literatur tentang Strategi Medis, Nutrisi, dan Dukungan Psikososial
DOI:
https://doi.org/10.52120/jliper.v3i1.17Kata Kunci:
Bayi BBLR, perawatan neonatal, metode kanguru, ASI eksklusifAbstrak
Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas neonatal. Faktor penyebab BBLR cukup kompleks, mulai dari kondisi ibu selama kehamilan, usia kehamilan yang belum cukup bulan, hingga faktor lingkungan. Bayi dengan BBLR sangat rentan mengalami gangguan pernapasan, infeksi, hipotermia, dan kesulitan menyusu. Oleh karena itu, diperlukan perawatan yang tepat dan menyeluruh untuk meningkatkan kualitas hidup bayi. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah berbagai artikel dan jurnal ilmiah dari database nasional maupun internasional, yang relevan dengan topik perawatan BBLR. Seleksi literatur dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan strategi perawatan yang efektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi utama dalam perawatan bayi BBLR meliputi perawatan metode kanguru, pemberian ASI eksklusif, pencegahan hipotermia, pemantauan tumbuh kembang, serta dukungan keluarga. Perawatan kanguru terbukti efektif dalam menjaga suhu tubuh, meningkatkan ikatan emosional, serta mendukung keberhasilan pemberian ASI. Pemberian nutrisi yang adekuat serta pemantauan rutin juga penting untuk mencegah komplikasi dan memastikan tumbuh kembang optimal.
Unduhan
Referensi
Aly, H., & Mohamed, A. (2020). Neonatal intensive care: Principles and practice. New York: Springer.
Aryastami, N. K., & Shankar, A. H. (2017). Socioeconomic determinants of low birth weight in Indonesia. Public Health Nutrition, 20(2), 250–259. https://doi.org/10.1017/S136898001600216X
Bhutta, Z. A., Das, J. K., Rizvi, A., Gaffey, M. F., Walker, N., Horton, S., ... & Black, R. E. (2014). Evidence-based interventions for improvement of maternal and child nutrition: What can be done and at what cost? The Lancet, 382(9890), 452–477. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60996-4
Blencowe, H., Krasevec, J., de Onis, M., Black, R. E., An, X., Stevens, G. A., ... & Cousens, S. (2019). National, regional, and worldwide estimates of low birthweight in 2015, with trends from 2000: A systematic analysis. The Lancet Global Health, 7(7), e849–e860. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(19)30084-4
Conde-Agudelo, A., & Díaz-Rossello, J. L. (2016). Kangaroo mother care to reduce morbidity and mortality in low birthweight infants. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2016(8), CD002771. https://doi.org/10.1002/14651858.CD002771.pub4
Domellöf, M., Braegger, C., Campoy, C., Colomb, V., Decsi, T., Fewtrell, M., ... & Koletzko, B. (2014). Iron requirements of infants and toddlers. Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, 58(1), 119–129. https://doi.org/10.1097/MPG.0000000000000237
Kemenkes RI. (2020). Profil kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lawn, J. E., Blencowe, H., Oza, S., You, D., Lee, A. C., Waiswa, P., ... & Cousens, S. (2013). Every newborn: Progress, priorities, and potential beyond survival. The Lancet, 384(9938), 189–205. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(14)60496-7
UNICEF. (2020). Low birthweight: Country, regional and global estimates. New York: United Nations Children’s Fund.
Victora, C. G., Bahl, R., Barros, A. J., França, G. V., Horton, S., Krasevec, J., ... & Rollins, N. C. (2016). Breastfeeding in the 21st century: Epidemiology, mechanisms, and lifelong effect. The Lancet, 387(10017), 475–490. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(15)01024-7
WHO. (2018). Guideline: Care of the preterm and/or low-birth-weight infant. Geneva: World Health Organization.
WHO. (2019). Newborns: Reducing mortality. Geneva: World Health Organization.





