Pengalaman Ibu Hamil yang Mengalami Blighted Ovum di Rumah Sakit Ananda Bekasi: Studi Kualitatif
DOI:
https://doi.org/10.52120/f9sycq48Kata Kunci:
blighted ovum, ibu hamil, karakteristik, kehamilanAbstrak
Blighted ovum merupakan kehamilan tanpa perkembangan embrio yang sering terjadi pada trimester pertama dan dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikologis pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami blighted ovum di Rumah Sakit Ananda Bekasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang terdiagnosis blighted ovum berdasarkan hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu mengalami blighted ovum pada trimester pertama kehamilan. Informan umumnya mengalami keluhan berupa perdarahan dan nyeri perut sebelum diagnosis ditegakkan. Sebagian besar ibu belum mengetahui tentang blighted ovum sehingga mengalami perasaan sedih, cemas, dan takut setelah mendapatkan diagnosis. Faktor yang memengaruhi kejadian blighted ovum antara lain usia reproduksi, primigravida, kelelahan, stres, serta riwayat gangguan kehamilan sebelumnya. Dukungan keluarga dan edukasi dari tenaga kesehatan membantu ibu dalam menghadapi kondisi tersebut. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa blighted ovum tidak hanya dipengaruhi oleh faktor fisik, tetapi juga kondisi psikologis dan tingkat pengetahuan ibu. Oleh karena itu, diperlukan edukasi serta pemeriksaan antenatal care secara rutin untuk deteksi dini komplikasi kehamilan.





