Pola Pengobatan dan Kepatuhan Mengkonsumsi Obat Antihipertensi pada Pasien Lanjut Usia
Kata Kunci:
Gariatri, Hipertensi, Kepatuhan, Obat Anti HipertensiAbstrak
Hipertensi merupakan penyakit yang sering dijumpai dimasyarakat dan terus menerus mengalami peningkatan kasus hipertensi akibat pola hidup yang tidak sehat. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis pola pengobatan dan tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi obat antihipertensi pada pasien lanjut usia. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, dilaksanakan di Puskesmas Sekarjaya, Kabupaten OKU, pada periode Mei sampai Juni 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan responden dalam mengonsumsi obat antihipertensi masih tergolong rendah, dengan 41 responden (82%) menunjukkan kepatuhan rendah, sementara 9 responden (18%) menunjukkan kepatuhan sedang. Pada klasifikasi hipertensi responden, ditemukan bahwa sebanyak 27 responden (54%) mengalami hipertensi tingkat 1,14 responden (28%) berada pada kategori pra-hipertensi, dan 9 responden (18%) mengalami hipertensi tingkat 2. Hasil analisis menunjukkan p-value sebesar 0,361, yang mengindikasikan tidak adanya hubungan signifikan antara tingkat kepatuhan dalam konsumsi obat antihipertensi dengan tekanan darah responden di Puskesmas Sekarjaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ditemukan adanya faktor yang mempengaruhi secara signifikan tingkat kepatuhan responden dalam mengonsumsi obat antihipertensi terhadap tekanan darah pada pasien di Puskesmas Sekarjaya.
Unduhan
Referensi
Adib, M. 2016. Cara Mudah Memahami Dan Menghindari Hipertensi, Jantung Dan Stroke. Yogyakarta: Dia
Andria. 2013. “Hubungan Antara Perilaku Olahraga, Stress, Dan Pola Makan Dengan Tingkat Hipertensi Pada Lanjut Usia Di Posyandu Lansia Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya.” J Promkes 1:111–17.
Artyaningrum, and Azam. 2016. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Tidak Terkendali Pada Penderita Yang Melakukan Pemeriksaan Rutin.” Public Health 1.
Devicaesaria, 2014. “Hipertensi Krisis,” Medicinus, vol. 27, no. 3, pp. 9–17.
Harahap, Aprilia, and Muliati. 2019. “Hubungan Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Hipertensi Dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Tahun 2019.” Journal Ners 3(2):97–102.
Hardiyanti, T., Wahab, S., Muliana, H., & Sepriana, E, 2022). “Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Pusri Palembang Periode Oktober 2019-Maret 2020”. Journal Of Health Science, 2(2), 34-40.
Hartiwan, Alifiar, and Fatwa. 2018. “Kajian Interaksi Obat Potensial Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Inap Di Rsud Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Periode April-Mei 2017.” J Farm 4:20–25. doi: https://doi.org/10.31603/pharmacy.v4i2.2316.
J. Gąsowski , K. Piotrowicz, 2017. "Hypertension in the elderly: Change of, or new implications within the existing, paradigm?". European Geriatric Medicine Volume 8, Issue 4 , September 2017, Pages 289-292. Doi: https://doi.org/10.1016/j.eurger.2017.05.002
Kemenkes, 2019. “Hipertensi Penyakit Paling Banyak Diidap Masyarakat” Diakes: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20190517/5130282/hipertensi-penyakit-paling-banyak-diidap-masyarakat/
Kharisna, Dewi, and Lestari. 2012. “Efektifitas Konsumsi Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi.” J Ners Indonesia 2:128
Kuswardhani. 2012. “Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lanjut Usia.” J. Intern Med 7:135–40
Leone, A., 2015. Smoking and Hypertension. J. Cardiol. Curr. Res. 2. https://doi.org/10.15406/jccr.2015.02.00057
Mardiana, and Kusuma. 2017. “Garuh Merokok Terhadap Keefektivitasan Terapi Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Perokok Di Empat Puskesmas Tahun 2017.” J Trop Pharm 4:89–95. doi: https://doi.org/10.25026/jtpc.v4i2.133.
Maryanti, R. (2017). Hubungan Kepatuhan Minum Obat terhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Desa Plandi Jombang. Jombang: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika.
Niven, N. 2012. Psikologi Kesehatan: Pengantar untuk perawat dan tenaga kesehatan profesional lain. Jakarta: EGC
Nurarif, and Kusuma. 2016. “Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & Nanda NIC-NOC.” Med
Nurrahmi, and Kurniadi. 2014. Gejala Penyakit Jantung Koroner, Kolesterol Tinggi, Diabetes Melitus, Hipertensi. Yogyakarta: Istana Media.
Padila. 2012. Buku Ajar: Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.
Pratiwi VR, Tala ZZ. Gambaran Status Gizi Pasien Hipertensi Lansia di RSUP H . Adam Malik Medan The Nutritional Status of Elderly Hypertensive Patient in RSUP H . Adam Malik. FK USU. 2013;1(1):1-5.
Raihan, Erwin, and Dewi. 2014. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Primer Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas.” Jom PSIK 1:7–8
Rikesdas, 2018 .Riset Kesehatan Dasar, Jakarta: Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. https://dinkes.babelprov.go.id/sites/default/files/dokumen/bank_data/20181228%20-%20Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional-1.pdf
Sukma, Widjanarko, and Riyanti. 2018. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pasien Hipertensi Dalam Melakukan Terapi Di Puskesmas Pandanaran Kota Semarang.”
Wahyuni, and Eksanoto. 2013. “Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Hipertensi Di Kelurahan Jagalan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pucang Sawit Surakarta.” J. Ilmu Keperawatan Indonesia 1:79–85.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 JURNAL LANTERA ILMIAH KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










