Pengaruh Komunikasi Teraupetik Terhadap Pengendalian Perilaku Kekerasan pada Pasien Skizofrenia di RS. Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan

Penulis

  • Muchlis Apriadi STIK Bina Husada Palembang, Indonesia Penulis

Kata Kunci:

Perilaku Kekerasan, Skizofrenia, Komunikasi Terapeutik

Abstrak

Skizofrenia meupakan gangguan mental berat, yang ditandai dengan gangguan yang mendalam dalam pemikiran, bahasa mempengaruhi, persepsi, dan kesadaran diri. Penelitian ini dalam area keperawatan jiwa tentang pengaruh komunikasi teraupetik terhadap pengendalian perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia di RS. Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan tahun 2017. Permasalahan utama yang sering terjadi pada pasien skizofrenia adalah perilaku kekerasan. Penanganan pasien skizofrenia dengan perilaku kekerasan salah satunya adalah komunikasi terapeutik. Penelitian dilakukan pada bulan April 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gangguan perilaku kekerasan di RS. Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pre eksperimental dengan jenis penelitian one-group pretest-posttest design. Distribusi variabel umur yaitu yang paling banyak dewasa awal sebanyak 11 (73,3%) responden. Hasil penelitian Distribusi variabel penddikan yang paling banyak SD sebanyak 7 (46,7%) responden. Distribusi variabel Prilaku Kekerasan sebelum dilakukan Komunikasi Teraupetik banyak sedang sebanyak 12 (86,7%) responden. Distribusi variabel Prilaku Kekerasan setelah dilakukan Komunikasi Teraupetik yang paling banyak ringan sebanyak 11 (73,3%) responden. Ada pengaruh Komunikasi Teraupetik terhadap Prilaku Kekerasan di Ruang Merpati RS. Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan tahun 2017 (p value = 0,000).

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.

Candra, I Wayan, 2013. Terapi Okupasi Aktivitas Menggambar Terhadap Perubahan Halusinasi pada Pasien Skizofrenia.

Direja, Herman A.2011. Buku Ajar Keperawatan jiwa.Yogyakarta: Nuha Medika.

Hardiyanti, T., Wahab, S., Muliana, H., & Sepriana, E. (2024). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Pusri Palembang Periode Oktober 2019-Maret 2020. Journal Of Health Science, 2(2), 35-42.

Keliat, B.A. (2010). Model Praktik Keperawatan Profesional Jiwa. Jakarta: EGC.

Kemenkes RI, 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 76 tahun 2014: Standar Pelayanan Terapi Okupasi.

Kompas, 2017. WHO: 450 Juta Orang Menderita Gangguan Jiwa. www.kompas.com. Diakses pada tangal 28 Februari 2017.

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prabowo. 2014. Asuhan Keperawatan Jiwa 1. Yogyakarta: Nuha Medika.

R. Kusumawati dan Y. Hartono. 2010. Keperawatan jiwa. Jakarta: Salemba Medika.

Rumah Sakit Ernaldi Bahar.2015. Profil Rs Ernaldi Bahar 2015: Palembang.

Santoso, 2013. Pengaruh Penerapan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Perilaku Kooperatif Anak Usia Toddler di RSUD Tugurejo Semarang.

Setiadi, G, 2014. Pemulihan Gangguan Jiwa: Pedoman Bagi Penderita, Keluarga dan Relawan Jiwa. Jawa Tengah: Tirto Jiwo Pusat Pemulihan dan Pelatihan Gamgguan Jiwa.

WHO, 2016. Schizoprenia. www.who.int/. di akses pada tanggal 23 Februari 2017.

WHO, 2015. Schizoprenia. www.who.int/. di akses pada tanggal 23 Februari 2017.

Wijayanti, Ni Made, 2012. Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang Terhadap Perubahan Gejala Halusinasi Pendengaran pada Pasien Skizofrenia.

Witojo, 2008. Pengaruh Komunikasi Terapeutik Terhadap Penurunan Tingkat Perilaku Kekerasan pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Sakit Jiwa Daerah Surakarta.

Yosep. 2010. Keperawatan Jiwa.Bandung:Refika Aditama.

Yusuf AH, dkk, 2015. Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa. Salemba Medika: Jakarta.

Diterbitkan

2023-12-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pengaruh Komunikasi Teraupetik Terhadap Pengendalian Perilaku Kekerasan pada Pasien Skizofrenia di RS. Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan. (2023). JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN, 1(2), 20-32. https://ojs.q2lii.id/index.php/JLIK/article/view/28