Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang Timah dalam Pencegahan Dampak Kesehatan Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.52120/jlipm.v2i2.107Keywords:
Dampak Kesehatan Lingkungan, Edukasi, Pengelolaan LingkunganAbstract
Pertambangan timah di Bangka Belitung menjadi sektor unggulan yang menopang ekonomi lokal dan nasional. Namun, aktivitas penambangan, terutama yang dilakukan secara tradisional dan tanpa pengelolaan lingkungan yang baik, dapat menimbulkan pencemaran lingkungan serta risiko kesehatan serius bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain pra-eksperimental One Group Pre-test and Post-test untuk mengukur efektivitas edukasi dan pemberdayaan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dampak kesehatan lingkungan akibat tambang timah. Desain ini memungkinkan analisis perubahan skor sebelum dan sesudah intervensi secara kuantitatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang dampak kesehatan lingkungan akibat aktivitas tambang timah. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan skor pengetahuan secara signifikan pada tiga aspek utama: bahaya logam berat, pencemaran air dan tanah, serta pencegahan penyakit akibat tambang (p < 0,001). Pendekatan partisipatif juga mendorong perubahan perilaku positif, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan penggunaan APD. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya edukasi berbasis komunitas dalam membangun kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap risiko lingkungan.
Downloads
References
Badan Litbangkes. (2020). Laporan Riset Kesehatan Lingkungan dan Penyakit Berbasis Lingkungan di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Handayani, R., & Fitriani, S. (2021). Paparan logam berat terhadap kesehatan reproduksi dan perkembangan anak di wilayah pertambangan timah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 112–120.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Puspitasari, D., Hartono, B., & Lestari, W. (2019). Dampak kegiatan pertambangan terhadap kesehatan masyarakat di wilayah Bangka Belitung. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 23–31.
Siregar, A., Nasution, F. Z., & Lubis, R. R. (2021). Gangguan kesehatan akibat paparan logam berat pada masyarakat di sekitar pertambangan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 19(2), 115–124.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
World Health Organization (WHO). (2016). Health promotion: A toolkit for action. Geneva: WHO.
World Health Organization (WHO). (2017). Exposure to lead: A major public health concern. Geneva: WHO.
World Health Organization (WHO). (2020). Preventing disease through healthy environments: Exposure to cadmium. Geneva: WHO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ferly Oktriyedi, Lela Handayani, Rendita Dwibarto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










