Edukasi Sehat dan Mandiri: Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang Dismenore di SMA Pembina Palembang

Authors

  • Lela Handayani AKBID Prestasi Agung, Indonesia Author
  • Ferly Oktriyedi Universitas Anak Bangsa, Indonesia Author
  • Rifka Zalila STIKES Pembina Palembang, Indonesia Author
  • Sari Octarina Piko STIKES Pembina Palembang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.52120/jlipm.v2i2.108

Keywords:

Disminore, Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Remaja Putri

Abstract

Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling umum dialami oleh remaja putri, terutama pada masa sekolah menengah atas (SMA). Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif partisipatif untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore secara sehat dan mandiri. Dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025 di SMA Pembina Palembang, kegiatan ini melibatkan 25 siswi kelas X dan XI. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test untuk mengukur efektivitas edukasi. Sebelum penyuluhan, peserta mengisi pre-test berupa kuesioner pilihan ganda terkait pengertian, penyebab, gejala, dan penanganan dismenore secara non-farmakologis dan preventif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMA Pembina pada tanggal 27 Mei 2025, dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi kesehatan tentang dismenore secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja putri. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 50,2 sebelum edukasi menjadi 79,6 setelah edukasi, serta hasil uji t berpasangan yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Edukasi yang diberikan dengan metode visual, diskusi kelompok, dan studi kasus terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai gejala, penyebab, dan penanganan dismenore. Oleh karena itu, kegiatan edukasi serupa disarankan untuk dilaksanakan secara berkala di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya promosi kesehatan reproduksi remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansyah, R., Fitriani, D., & Sari, M. E. (2021). Efektivitas Media Edukasi Interaktif dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 88–94.

Dewi, P. N., Mulyani, N. S., & Astutik, E. P. (2022). Pengaruh Edukasi Menstruasi terhadap Pengetahuan dan Perilaku Mengatasi Dismenore pada Remaja Putri. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 22–29.

Hidayati, S., & Puspitasari, D. (2021). Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Dismenore dan Cara Penanganannya di SMA Negeri Kota Surabaya. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 42–49.

Iacovides, S., Avidon, I., & Baker, F. C. (2015). What we know about primary dysmenorrhea today: A critical review. Human Reproduction Update, 21(6), 762–778. https://doi.org/10.1093/humupd/dmv039

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). InfoDATIN: Nyeri Haid (Dismenore). Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI.

Marjoribanks, J., Ayeleke, R. O., Farquhar, C., & Proctor, M. (2016). Nonsteroidal anti-inflammatory drugs for dysmenorrhoea. Cochrane Database of Systematic Reviews, (7), CD001751. https://doi.org/10.1002/14651858.CD001751.pub3

Puspitasari, D., Hidayati, S., & Lestari, R. (2020). Praktik Remaja Putri dalam Penanganan Nyeri Haid di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 8(2), 95–101.

World Health Organization. (2020). Menstrual health. Retrieved from https://www.who.int/

foto

Downloads

Published

2025-08-05

How to Cite

Edukasi Sehat dan Mandiri: Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang Dismenore di SMA Pembina Palembang. (2025). JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT, 2(2), 55-59. https://doi.org/10.52120/jlipm.v2i2.108