Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Pemanfaatan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) dan Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) dalam Pembuatan Deodorant Spray
DOI:
https://doi.org/10.52120/jlipm.v3i2.111Kata Kunci:
antibakteri, bahan alam, daun pandan, daun kemangi, deodorant sprayAbstrak
Bau badan merupakan masalah yang sering terjadi akibat aktivitas bakteri pada kulit, salah satunya Staphylococcus aureus. Pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif deodorant antibakteri menjadi salah satu upaya untuk menghasilkan produk yang aman dan berbasis tanaman lokal. Daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dan daun kemangi (Ocimum sanctum L.) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antibakteri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan daun pandan dan daun kemangi sebagai bahan pembuatan deodorant spray antibakteri. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, evaluasi pretest dan posttest, serta demonstrasi pembuatan deodorant spray menggunakan daun pandan dan daun kemangi. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari nilai rata-rata pretest sebesar 68,89 menjadi 90,56 setelah diberikan edukasi. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan, terutama pada sesi demonstrasi pembuatan produk. Kegiatan ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman lokal sebagai bahan alami pembuatan deodorant spray antibakteri. Pemanfaatan daun pandan dan daun kemangi berpotensi dikembangkan sebagai produk kesehatan berbasis bahan alam yang bernilai guna dan ekonomis.
Unduhan
Referensi
James AG, Austin CJ, Cox DS, Taylor D, Calvert R. Microbiological and biochemical origins of human axillary odour. FEMS Microbiol Ecol. 2013;83(3):527–40. Available from: https://doi.org/10.1111/1574-6941.12054
Troccaz M, Gaïa N, Beccucci S, Schrenzel J, Cayeux I, Starkenmann C, et al. Mapping axillary microbiota responsible for body odours using a culture-independent approach. Microbiome. 2015;3:3. Available from: https://doi.org/10.1186/s40168-014-0064-3
Sa’adah SM, Putri FR, Ibtisam AA, Arrohmah RS, Fitriyah. Phytochemical analysis of secondary metabolite compounds of Pandanwangi leaf extract (Pandanus amaryllifolius). J Nat Sci Math Res. 2023;9(2):135–42.
Wahyuni DK, Nuha GA, Atere TG, Kharisma VD, Tari VS, Rahmawati CT, et al. Antimicrobial potentials of Pandanus amaryllifolius Roxb.: Phytochemical profiling, antioxidant, and molecular docking studies. PLoS One.2024;19(8):e0305348. Available from: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0305348
Ariani N, Febrianti DR, Niah R. Uji aktivitas ekstrak etanolik daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap Staphylococcus aureus secara in vitro. J Pharmascience . 2020;7(1):107–15. Available from: https://doi.org/10.20527/jps.v7i1.8080
Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2012.
Khoirunnisa S, Widyawati, Triningsih W. Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi terhadap tingkat pengetahuan manajemen pemberian ASI pada ibu hamil di Posyandu Karanglegi, Kabupaten Pati. J Keperawatan Klin dan Komunitas . 2019; Available from: https://doi.org/10.22146/jkkk.44280
Eko AT, Wasito E. Pengaruh pendidikan kesehatan metode demonstrasi terhadap pengetahuan pertolongan pertama cedera kepala pada anggota PMR. JPKM J Profesi Kesehat Masy. 2022;3(2):141–9. Available from: https://doi.org/10.47575/jpkm.v3i2.369
Cushnie TPT, Lamb AJ. Antimicrobial activity of flavonoids. Int J Antimicrob Agents . 2005;26(5):343–56. Available from: https://doi.org/10.1016/j.ijantimicag.2005.09.002
Nor FM, Mohamed S, Idris NA, Ismail R. Antioxidative and antimicrobial properties of pandan leaves. Int Food Res J. 2012;19(1):153–60.
Prakash P, Gupta N. Therapeutic uses of Ocimum sanctum Linn. (Tulsi) with a note on eugenol and its pharmacological actions. Indian J Physiol Pharmacol. 2005;49(2):125–31.
Singh V, Amdekar S, Verma O. Ocimum sanctum Linn (Tulsi): An overview. J Nat Sci Res. 2010;1(4):25–31.
Parwata IMOA, Rita WS, Yoga R. Kandungan kimia dan aktivitas antibakteri minyak atsiri daun kemangi (Ocimum sanctum L.). J Kim. 2011;5(2):159–68.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Amelia Soyata, Yovi Pratama, Meliasi Nora Pratamarta, Rahma Fatmawati, Zy Pricylina (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










