Pendampingan Keluarga pada 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk Pencegahan Stunting melalui Edukasi Gizi dan Pemanfaatan Pangan Lokal di Desa Konaweha
Kata Kunci:
1000 HPK, Stunting, Keluarga, Pangan Lokal, Gizi BalitaAbstrak
Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga diperlukan upaya pencegahan sejak periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam pencegahan stunting melalui edukasi, monitoring gizi, dan pemanfaatan pangan lokal di Desa Konaweha. Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil, ibu menyusui, keluarga balita, dan kader kesehatan. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan, monitoring status gizi balita, pendampingan keluarga, serta demonstrasi pengolahan pangan lokal bergizi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 32% menjadi 82%. Selain itu, jumlah balita berisiko stunting mengalami penurunan setelah dilakukan pendampingan dan monitoring gizi. Masyarakat juga mulai memanfaatkan pangan lokal seperti ikan, daun kelor, jagung, dan umbi-umbian sebagai sumber nutrisi keluarga. Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan keluarga terhadap pencegahan stunting. Pendekatan berbasis keluarga dan pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung optimalisasi 1000 HPK dan percepatan penurunan stunting di masyarakat.
Unduhan
Referensi
Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan Solusi di Era Modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745. https://doi.org/10.31539/JOTING.V5I2.6930
Hariati, N. W., & Aprianti, A. (2025). Analysis of Parenting Patterns and Nutritional Imbalance as Risk Factors for Stunting in Toddlers. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 7(1), 111–127. https://doi.org/10.36590/jika.v7i1.1284
Rahman, H., & Rahmah, M. (2023). Upaya Penanganan Stunting Di Indonesia. (01).
Astutik, P., Dwie, S., & Annasari, M. (2025). Intervensi Gizi Spesifik pada 1000 Hari Pertama Kehidupan oleh Agen Perubahan untuk Mencegah Stunting, Meningkatkan Perkembangan dan IQ Anak di Kabupaten Trenggalek. IAGIKMI & Universitas Airlangga, (9), 101–108. https://ejournal. unair.ac.id/AMNT.
Nurhasanah, R., Ammade, S., & Yunus, A. A. (2025). Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Keluarga di Komunitas Rentan. JURNAL ABDIMAS INDONESIA, 5(2), 2025. https://dmi-journals.org/jai/
BPS. (2023). Profil Statistik Kesehatan 2023 - Badan Pusat Statistik Indonesia. Badan Pusat Statistik, 7(1), 1689–1699. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/12/12/7d17daec8d62c852fc354945/profil-statistik-kesehatan-2025.html.
BRIN. (2024, December 10). Diversifikasi Pangan Lokal Kunci Penting Atasi Tantangan Ketahanan Pangan. Badan Riset Dan Inovasi Nasional. https://www.brin.go.id/news/121811/diversifikasi-pangan-lokal-kunci-penting-atasi-tantangan-ketahanan-pangan.
Hidayatullah, S., Suryono, N. A., Azizi, V. H., Amelia, I., Rohimah, U., Ramadhani, N. A., & Dewanni, R. T. P. (2025). Efektivitas Edukasi Gizi Berbasis Pangan Lokal dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Siswa SMP, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Surya Masyarakat, 7(2), 301. https://doi.org/10.26714/jsm.7.2.2025.301-310
Kemenkes RI. (2023, May 21). Pentingnya Mengukur Status Gizi Anak secara Rutin. Https://Ayosehat.Kemkes.Go.Id/Pentingnya-Mengukur-Status-Gizi-Anak-Secara-Rutin. https://ayosehat.kemkes.go.id/pentingnya-mengukur-status-gizi-anak-secara-rutin
Dini, A., & Naziratil, H. (2024). Edukasi Pemanfaatan Pangan Lokal: Upaya Peningkatan Pengetahuan Kebutuhan Gizi Masyarakat Desa Sangat Tertinggal Kabupaten Bireuen. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 3(2), 2829–6141. https://doi.org/10.29103/jmm
Suryatinah, Y., Rahayu, N., Sulasmi, S., Yuana, W. T., & Setyaningtyas, D. E. (2021). Analisa Keberhasilan Program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis Re-TAS 1 di Kabupaten Hulu Sungai Utara. ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Disease Studies, 13(1), 9–22. https://doi.org/10.22435/ASP.V13I1.4651
Chandra, A. O., Kurniawati, H., Sofianto, A., Risandewi, T., Pamungkas Pradoto, D., Sumarni, S., Nugraha Aji Pamungkas, T., Ajibta Kurniawan, L., Mafruhah, I., Istiqomah, N., Ismoyowati, D., Ayuliani Muntiyas, H., & Arum Syarifah, H. (2025). Strategies For Utilizing Of Local Food Potential To Support The Free Nutritional Meal (MBG) Program In Central Java. www.cnnindonesia.com,
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Afni, Elma Elmika, Sitti Nurfaidah (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










