Edukasi Kesehatan Kehamilan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Ujanmas
DOI:
https://doi.org/10.52120/jlipm.v3i2.106Kata Kunci:
antenatal care, edukasi kesehatan, ibu hamil, tablet tambah darah, tanda bahaya kehamilanAbstrak
Pengetahuan ibu hamil mengenai jadwal pemeriksaan kehamilan, konsumsi tablet tambah darah, dan tanda bahaya kehamilan berperan dalam pengambilan keputusan untuk memperoleh pelayanan secara tepat waktu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi kesehatan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Juni 2026 dan diikuti oleh 32 ibu hamil. Program menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi sederhana, tanya jawab, presentasi audiovisual, serta pembagian leaflet. Pengetahuan dievaluasi secara deskriptif menggunakan pre-test dan post-test pada tiga indikator. Proporsi peserta yang mengetahui standar minimal enam kali kunjungan antenatal meningkat dari 37,5% menjadi 90,6% (kenaikan 53,1 poin persentase). Pemahaman mengenai manfaat konsumsi tablet tambah darah meningkat dari 43,8% menjadi 87,5% (43,7 poin persentase), sedangkan kemampuan menyebutkan sedikitnya tiga tanda bahaya kehamilan meningkat dari 34,4% menjadi 93,8% (59,4 poin persentase). Peningkatan terbesar terdapat pada pengenalan tanda bahaya kehamilan. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi terstruktur dan interaktif berpotensi memperkuat pengetahuan langsung ibu hamil. Edukasi berkala yang terintegrasi dengan pelayanan antenatal, kelas ibu hamil, serta pendampingan kader dan keluarga diperlukan untuk mempertahankan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku.
Unduhan
Referensi
World Health Organization, United Nations Children’s Fund, United Nations Population Fund, World Bank Group, & United Nations Department of Economic and Social Affairs, Population Division. (2025). Trends in maternal mortality 2000 to 2023. World Health Organization. ISBN 978-92-4-010846-2.
World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization. ISBN 978-92-4-154991-2.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023 tentang petunjuk teknis integrasi pelayanan kesehatan primer.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan antenatal terpadu (Edisi ke-3). Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. ISBN 978-602-416-974-9.
Mwilike, B., Nalwadda, G., Kagawa, M., Malima, K., Mselle, L., & Horiuchi, S. (2018). Knowledge of danger signs during pregnancy and subsequent healthcare seeking actions among women in urban Tanzania: A cross-sectional study. BMC Pregnancy and Childbirth, 18, Article 4. https://doi.org/10.1186/s12884-017-1628-6
World Health Organization. (2024). Daily iron and folic acid supplementation during pregnancy. https://www.who.int/tools/elena/interventions/daily-iron-pregnancy
Maryuni, Anggraeni, L., & Yuria, R. A. M. (2023). The effectiveness of health education in increasing knowledge of early detection danger signs during pregnancy. In Proceedings of the 1st World Conference on Health and Social Science (WCHSS 2022) (pp. 58–65). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-186-9_8
Yoseph, A., Teklesilasie, W., Guillen-Grima, F., & Astatkie, A. (2024). Effect of community health education on mothers’ knowledge of obstetric danger signs and birth preparedness and complication readiness practices in southern Ethiopia: A cluster randomized controlled trial. PLOS ONE, 19(11), e0312267. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0312267
Tunkara-Bah, H., Adeyemo, F. O., & Okonofua, F. E. (2021). Effects of health education on spousal knowledge and participation in birth preparedness in Farafenni Regional Hospital, The Gambia: A randomized trial. BMC Pregnancy and Childbirth, 21, Article 129. https://doi.org/10.1186/s12884-021-03605-y
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rini Gustina Sari, Ainaya Dinda, Andriani Nurohmah (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










