Intervensi Perawatan Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK): Tinjauan Literatur
Kata Kunci:
KEK, Ibu Hamil, gizi, suplementasi, intervensiAbstrak
Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang berdampak serius pada kesehatan ibu dan janin, seperti risiko bayi lahir dengan berat rendah, prematuritas, serta peningkatan angka kesakitan dan kematian maternal maupun neonatal. Upaya penanganan diperlukan melalui pendekatan perawatan yang komprehensif berbasis bukti. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2015–2023 dari database PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan adalah “maternal chronic energy deficiency”, “pregnancy”, “nutrition intervention”, dan “pregnancy outcome”. Artikel yang dipilih adalah penelitian primer maupun telaah sistematis yang relevan dengan intervensi KEK pada ibu hamil. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa intervensi berupa pemberian makanan tambahan energi-protein, suplementasi zat besi-folat, edukasi gizi, pemantauan status gizi, serta dukungan keluarga terbukti efektif meningkatkan status gizi ibu, mencegah komplikasi, serta memperbaiki luaran kehamilan. Intervensi spesifik seperti balanced energy protein supplementation menunjukkan penurunan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah secara signifikan. Perawatan pada ibu hamil dengan KEK harus bersifat multidimensi, tidak hanya melalui suplementasi, tetapi juga edukasi gizi berkelanjutan, pemantauan rutin, serta penguatan dukungan sosial. Keberhasilan intervensi ditentukan oleh konsistensi penerapan dan keterlibatan tenaga kesehatan serta keluarga. Intervensi gizi komprehensif melalui suplementasi, edukasi, dan pemantauan terbukti efektif menurunkan risiko komplikasi KEK pada ibu hamil. Pendekatan ini perlu diintegrasikan ke dalam program kesehatan maternal untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi.
Unduhan
Referensi
Astuti, D., Handayani, L., & Wulandari, S. (2020). Peran bidan dalam pemberian makanan tambahan untuk pencegahan KEK pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 85–92.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil kurang energi kronis. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Rahmawati, N., Fitriani, R., & Anisa, F. (2021). Hubungan suplementasi zat gizi dengan berat badan lahir bayi pada ibu hamil KEK. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(1), 45–53.
Riskesdas. (2018). Laporan hasil riset kesehatan dasar nasional 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sari, D. P., Lestari, T., & Nurhayati, S. (2019). Efektivitas makanan tambahan berbasis lokal terhadap perbaikan status gizi ibu hamil KEK. Media Gizi Indonesia, 14(2), 120–128.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
UNICEF. (2021). Improving maternal nutrition in low- and middle-income countries: Program guidance. New York: United Nations International Children’s Emergency Fund.
World Health Organization. (2020). Nutrition in pregnancy and lactation: WHO recommendations. Geneva: World Health Organization.
Yuliana, R., & Suryani, E. (2020). Faktor budaya dan peran konseling gizi dalam pencegahan KEK pada ibu hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(1), 34–42.





