Pemanfaatan Moringa oleifera Sebagai Sumber Fitobiotik Untuk Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak
Keywords:
Kelor, Fitobiotik, Kesehatan Ibu, anak, Pengetahuan Gizi, SUlawesi TenggaraAbstract
Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang kaya akan gizi dan memiliki berbagai manfaat kesehatan, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak. Pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan kelor sebagai sumber fitobiotik untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Sawa, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pemantauan dalam mengedukasi masyarakat mengenai manfaat kelor, cara pengolahan, dan teknik penanaman yang mudah diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai kelor, dengan 85% peserta memahami manfaatnya setelah pelatihan. Selain itu, pola konsumsi kelor juga berubah, di mana masyarakat mulai menggunakannya dalam masakan, teh, dan bubuk kelor. Peningkatan status gizi ibu hamil dan anak-anak juga terlihat, dengan kadar hemoglobin ibu hamil meningkat dan berat badan anak-anak menunjukkan perbaikan. Meskipun tantangan terkait dengan ketergantungan pada cuaca untuk penanaman kelor, program ini berhasil memberikan dampak positif yang signifikan dalam jangka pendek. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan potensi kelor sebagai solusi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan ketahanan pangan keluarga. Ke depannya, program ini dapat diperluas dan dikembangkan untuk meningkatkan keberlanjutan dan dampak jangka panjang.
Downloads
References
Anik Supriani et al., “Pemeriksaan Kesehatan Serta Sosialisasi Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Mencegah Stunting,” J. Pengabdi. Ilmu Kesehat., vol. 2, no. 3, pp. 63–71, 2022, doi: 10.55606/jpikes.v2i3.704.
W. S. Agustini and R. Indrawati, “Determinan Faktor Kematian Ibu Di Indonesia: Tinjauan Sistematis,” BINA, vol. 03, no. 1, pp. 1–16, 2019.
N. Nasriyah and S. Ediyono, “Dampak Kurangnya Nutrisi Pada Ibu Hamil Terhadap Risiko Stunting Pada Bayi Yang Dilahirkan,” J. Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, vol. 14, no. 1, pp. 161–170, 2023, doi: 10.26751/jikk.v14i1.1627.
W. H. Situmeang and F. R. Aflaha, “Ragam Modal Perempuan Perdesaan dalam Menghadapi Perubahan Iklim di Tengah Subordinasi Variety of Rural Women’s Capital Against Climate Change in the Midst of Subordination,” J. Peremp., vol. 27, no. 3, pp. 241–253, 2022.
V. V Rumawas, H. Nayoan, and N. Kumayas, “Peran Pemerintah Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Minahasa Selatan (Studi Dinas Ketahanan Pangan Minahasa Selatan),” Governance, vol. 1, no. 1, pp. 1–12, 2021.
R. Sarumi and E. Sari, “Pengaruh Konsumsi Jus Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Menyusui di Desa Mantobua, Sulawesi Tenggara,” J. Ilm. Dikdaya, vol. 12, no. 2, p. 493, 2022, doi: 10.33087/dikdaya.v12i2.358.
V. D. Paramita, “Pengaruh Metode Pengeringan Terhadap Kadar Vitamin C Dan Aktivitas Antioksidan Daun Kelor (Moringa oleifera),” J. Agritechno, vol. 16, no. 01, pp. 29–35, 2023, doi: 10.70124/at.v16i1.1006.
S. N. K. Ibrahim, J. D. C. N. Leus, and M. P. Dewi, “Collaborative Governance Sebagai Strategi Inovatif Dalam Mengatasi Stunting Di Kabupaten Flores Timur,” J. Kebijak. Kesehat. Indones., vol. 13, no. 2, pp. 64–73, 2024, doi: 10.22146/jkki.92992.
A. Keke, “Penyuluhan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Modal Ketersediaan Pangan Keluarga Secara Mandiri Di Desa Cialam Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan,” HARMONI, vol. 2, no. 2, pp. 104–115, 2024.
R. I. Sari, N. Saro, and M. A. S, “Pengaruh Edukasi Gizi Daun Kelor Terhadap Pengetahuan Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Lambele Tahun 2024,” j-innovative, vol. 4, no. 6, pp. 9500–9509, 2024.
N. P. P. M. Gede and M. N. A. S. Pande, “Potensi Nutraceutical Sebagai Solusi Pencegahan Stunting,” Pros. Work. dan Semin. Nas. Farm., vol. 2, pp. 604–619, 2023, doi: 10.24843/wsnf.2022.v02.p48.
I. Rosyidah, G. Febriansyah, N. Hizah, M. T. Firdausi, R. Fadiyah, and Y. H. Musyarofah, “Pendampingan dan Pelayanan Posyandu Balita dengan Kreasi Es Krim Biofarmasi Eksplorasi Fitoaktif Curcuma Xanthorrhiza Melalui Teknik Krioadopsi Sebagai Makanan Pendamping Posyandu Kelurahan Karanganyar,” no. 3, 2024.
W. Hamer, S. Handayana, A. Lisdiana, and A. Purwasih, “Pencegahan Stunting Melalui Pengelolaan Dapur Sehat dan Pendidikan Keluarga di Wilayah Pesisir Barat,” Dedik. J. Pengabdi. Masy., vol. 6, no. 1, 2024, [Online]. Available: https://e-journal.metrouniv.ac.id/JPM/article/view/8130
A. M. Putri et al., “Nusantara Community Empowerment Review Inovasi Pengabdian Masyarakat melalui Pemberdayaan Pelestarian Lingkungan yang,” J. Unusida, vol. 3, no. 1, pp. 48–52, 2025.
R. Werdaningtyas, “Pengaruh edukasi gizi seimbang dan pemanfaatan daun kelor sebagai pencegahan stunting,” Kesehat. Tambusai, vol. 5, no. 2, pp. 5138–5147, 2024, [Online]. Available: https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/3231
N. Muhtar Amin, “Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian bagi Petani Desa Lamondape,” “TENANG” Teknol. Edukasi, dan Pengabdi. Multidisiplin Nusant. Gemilang, vol. 1, no. 1, pp. 34–40, 2024.
S. Ropika, D. Br, T. Stiawati, and D. Maulana, “Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting Dan Solusi Masalah Gizi Di Kota Serang‘ Endog Kepiting ,’” Ejournal UIGM, vol. 10, no. 1, pp. 42–63, 2025, doi: 10.36982/jpp.v10i1.5076.
Y. Wahyudi, G. Sasongko, S. Fevriera, B. D. Saraswati, and A. T. Pertiwi, “Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan QRIS Pada Pedagang Dan Pelaku Usaha Di Salatiga,” J. Pengabdi. Masy. Indones., vol. 4, no. 1, pp. 63–75, 2024, doi: 10.52436/1.jpmi.1960.
B. Basir et al., “Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Kompos Organik dengan Metode Keranjang Takakura di Desa Biring Ere,” J. Inov. Penelit. dan Pengabdi. Masy., vol. 3, no. 1, pp. 32–43, 2023, doi: 10.53621/jippmas.v3i1.230.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Efa Kelya Nasrun, Irman Idrus, Fajar Kurniawan, Sultan Andilah, Tawakkal (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










