Pemanfaatan Jus Buah Pepaya Dan Pisang Mas Terhadap Wanita Menopause Dengan Hipertensi
Kata Kunci:
Hipertensi, Menopause, Jus Pepaya, Jus Pisang Mas, KaliumAbstrak
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering terjadi pada wanita menopause akibat perubahan hormonal yang meningkatkan tekanan darah. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan adalah konsumsi buah kaya kalium, seperti pepaya dan pisang mas. Tujuan dari PkM ini adalah pemanfaatan jus pepaya dan pisang mas terhadap tekanan darah wanita menopause dengan hipertensi. Terapi ini coba dimanfaatkan bagi lansia wanita menopause yang berada di Puskesmas Sematang Borang Palembang. Kegiatan ini dilakukan dengan pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan tentang tekanan darah tinggi, dan pemberian terapi komplementer jus pepaya dan pisang mas diberikan setiap hari selama 7 hari. Kemudian melaksanakan evaluasi hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dengan melakukan pengukuran tekanan darah kembali. Adapun media promosi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan menggunakan leaflet. Hasil kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan dapat terlaksana dengan baik atas keterlibatan dan kerjasama dari panitia, puskesmas dan dosen STIKES Mitra Adiguna. Hasil pemeriksaan tekanan darah pada lansia wanita menopause mengalami penurunan tekanan darah rata-rata menjadi 136 mmHg.
Unduhan
Referensi
Cruz AT, Starke JR. Pediatric tuberculosis. Pediatr Rev. 2022;43(6):289–302.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) Nasional. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.
Kuswantoro D, Hidayati L, Prasetyo A. Family support and treatment adherence among pediatric tuberculosis patients. Kesmas Natl Public Health J. 2022;17(2):89–96.
Marais BJ, Schaaf HS. Tuberculosis in children. Cold Spring Harb Perspect Med. 2022;12(4):a037663.
Moore DP, Schaaf HS, Donald PR. Neurocognitive outcomes in children with tuberculosis. Int J Tuberc Lung Dis. 2024;28(1):12–20.
Moore DP, Schaaf HS, Donald PR. Neurocognitive outcomes in children with tuberculosis: implications for long-term development. Int J Tuberc Lung Dis. 2024;28(1):12–20.
Puspitasari D, Suryani N, Widyastuti Y. Effect of health education on parental knowledge and involvement in caring for children with chronic diseases. J Health Educ Res Dev. 2020;8(3):215–222.
Rahman A, Hossain S, Islam M. Nutritional status and treatment outcomes among children with active tuberculosis. BMC Pediatr. 2023;23:417.
Rahman A, Hossain S, Islam MM. Nutritional status and treatment outcomes among children with active tuberculosis. BMC Pediatr. 2023;23(1):417.
Setyaningsih R, Nugraheni A, Pramono D. Chronic infectious diseases and cognitive development in school-aged children. J Child Health Dev. 2023;7(2):85–94.
Setyaningsih R, Nugraheni A, Pramono D. Chronic infectious diseases and cognitive development in school-aged children. J Child Health Dev. 2023;7(2):85–94.
World Health Organization. Global tuberculosis report 2023. Geneva: WHO; 2023.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sherly Widianti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










