Edukasi Keamanan Pengobatan Tradisional dan Alternatif Non-Medis terhadap Masyarakat Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI

Penulis

  • Ronny Sutanto Universitas Muhammadiyah Sudiarjo, Indonesia Penulis
  • Hilda Muliana Universitas Batam, Indonesia Penulis
  • Sabda Wahab Universitas Kader Bangsa, Indonesia Penulis
  • Nia Azzahra Universitas Kader Bangsa, Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.52120/jlipm.v2i3.101

Kata Kunci:

Pengobatan Tradisional, Pengobatan Alternatif Non-Medis, Literasi Kesehatan, Hukum Kesehatan, Pengabdian Kepada Masyarakat

Abstrak

Penggunaan pengobatan tradisional dan alternatif non-medis masih dominan di masyarakat pedesaan, termasuk Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI, dipengaruhi oleh faktor budaya, kepercayaan, dan keterbatasan akses layanan kesehatan formal. Namun, rendahnya literasi kesehatan dan literasi hukum menyebabkan masyarakat rentan terhadap risiko kesehatan serta implikasi hukum akibat praktik pengobatan yang tidak aman dan tidak berizin. Oleh karena itu, edukasi terpadu berbasis kesehatan masyarakat dan hukum kesehatan menjadi strategi preventif yang penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis community empowerment. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat umum, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan desa. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta penggunaan media visual dan leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, disertai pengumpulan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 42%, dengan peningkatan signifikan pada pemahaman risiko kesehatan dan aspek hukum pengobatan tradisional dan alternatif non-medis. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap pentingnya keamanan, legalitas praktik, dan perlindungan hak pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis Health Belief Model dan hukum kesehatan preventif efektif meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran hukum masyarakat, serta berkontribusi pada penguatan perlindungan kesehatan berbasis komunitas.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alfarizi, M. (2022). Pengobatan komplementer alternatif lokal dan potensinya di Indonesia dalam perspektif kesehatan dan ekonomi: Kajian literatur sistematik. Salus Cultura, 2(2). https://www.academia.edu/download/100705409/42.pdf

Aridamayanti, B. G., Septiany, M., & Agianto, S. K. (2022). Adaptasi kualitas hidup penderita hipertensi terapi komplementer dan monoterapi-komplementer di lingkungan lahan basah. Universitas Lambung Mangkurat Repository. https://repo-dosen.ulm.ac.id/bitstream/handle/123456789/36987

Butarbutar, A. R., Wahyuni, S., Vanchapo, A. R., & Fahlevi, R. (2025). Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendidikan. Penerbit Andalas Press. https://books.google.com/books?id=laiJEQAAQBAJ

Dewi, A. K. (2023). Gambaran pemanfaatan tanaman obat sebagai terapi alternatif pada masyarakat Desa Purwodadi Kecamatan Bangunrejo. Poltekkes Tanjungkarang Repository. https://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/4552/

Dida, S., Novianti, E., Lusiana, E., & Rodiah, S. (2020). Sosialisasi literasi komunikasi kesehatan pengobatan alternatif islami di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat. https://jurnal.unpad.ac.id/dharmakarya/article/view/23688

Elga, C., & Adiwena, B. Y. (2023). Psychological dynamics of individuals using shaman-assisted alternative treatment: The application of the Health Belief Model. Universitas Katolik Soegijapranata Repository. https://repository.unika.ac.id/33132

Hidayat, A. A. (2022). Khazanah terapi komplementer-alternatif: Telusur intervensi pengobatan pelengkap non-medis. Penerbit Buku Kedokteran Indonesia. https://books.google.com/books?id=ElikEAAAQBAJ

Jannah, N., & Prasetyawan, Y. Y. (2024). Pengobatan alternatif di Desa Suwawal: Analisis persepsi dan perilaku informasi masyarakat. Anuva, 8(3), 409–424. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/anuva/article/view/24823

Kristiana, L., Agustiya, R. I., & Handayani, S. (2014). Studi kualitatif kesesuaian pendapat pasien tentang iklan dengan pelayanan yang diterima dari sarana pengobatan tradisional. Jurnal Penelitian Kesehatan Tradisional. https://www.academia.edu/download/86599838/3561.pdf

Naipospos, G. (2025). Kajian hukum praktik pengobatan tradisional berbasis metafisik dalam perspektif regulasi UU No. 1 Tahun 2023 dan UU No. 17 Tahun 2023. Jurnal Hukum dan Civil Justice, 5(2). https://ejournal.up45.ac.id/index.php/JHCJ/article/view/2331

Putra, R. K., Ratnasari, D., & Septiwi, R. E. (2019). Persepsi masyarakat terhadap kinerja lembaga kesehatan pada sektor pelayanan pengobatan tradisional di Kabupaten Purwakarta. Journal of Holistic Health Studies, 3(1). https://www.academia.edu/download/89638345/33.pdf

Putro, B. D. (2018). Persepsi dan perilaku pengobatan tradisional sebagai alternatif upaya mereduksi penyakit tidak menular. Jurnal Garuda Indonesia. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3242839

Remedina, G., Wulandari, T., & Abriani, N. G. (2025). Minat ibu hamil dalam pemanfaatan bahan alam berbasis kearifan lokal sebagai pengurang rasa nyeri persalinan di Desa Bangsri Karangpandan. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 6(1). https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1594

Sila, N. A. (2024). Analisis faktor yang berhubungan dengan pengobatan alternatif bekam pada masyarakat. Universitas Airlangga Repository. https://repository.unair.ac.id/131915

foto

Diterbitkan

2025-12-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Edukasi Keamanan Pengobatan Tradisional dan Alternatif Non-Medis terhadap Masyarakat Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI. (2025). JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT, 2(3), 1-8. https://doi.org/10.52120/jlipm.v2i3.101

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama